"mungkin lo masih marah sama gue ya, tapi pliss, sekali aja gue pengen liat senyuman lo yang terakhir. besok gue mau ke Majalengka, dan mungkin gue akan tinggal disana selamanya." aku memohon pada Tya yang sedari tadi memasang muka cemberut.
"lo ga pernah tau rasanya sakit itu mel, karena lo ga pernah ngerasain !!! " jawab Tya cetus seraya meninggalkan aku sendiri. aku pun tak kuasa menahan tangis, memang awalnya adalah salahku, aku mengingkari janjiku pada Tya hanya untuk menemani kekasihku makan malam. pada saat itu aku sangat bingung, antara kekasihku dengan Tya sahabatku, sampai akhirnya aku membuat keputusan yang salah.
==============================================================================
malam ini sangat dingin bagiku, walau terlihat teman2 aku berkumpul untuk bertemu denganku yang terakhir kali di Jakarta. tapi aku tidak menemukan sosok sahabat terbaikku, Tya. dia memang benar2 kecewa. segala cara telah aku lakukan agar Tya disini untuk malam ini, tapi nihil. sampai larut kami masih membuka mata, mereka semua adalah teman, setia. tapi aku tidak tahu apa yang akan terjadi nanti setelah aku tinggal di daerah lain.
"mel, gue balik yaa?? udah jam 1. . ." kata Anna tiba2
"iya mel, gue juga ya? lo besok ati2 yaa dijalan" kata yang lain juga
"oke, thank's yaa sob, udah nemenin malam terakhir gue di Jakarta" kataku
"yoyoy, ati2 besok mel, jaga kesehatan lo disana" sambung Aji
"siipp ^__^b"
mereka pun pulang ke rumah masing-masing.
aku akan sangat merindukan mereka. rekaman canda dan tawa konyol mereka akan sangat berharga dimemori otakku nanti. tak kuluputkan sedikitpun pandangan mataku dari langkah mereka yang lesu.
hingga terlelap, dalam malam yang indah tapi menyakitkan. rasa ini sulit untuk diungkapkan, tapi rasa ini nyata. perasaan sakit dan tidak ingin pisah, cinta ini adalah yang sebenarnya. bagiku mereka adalah bintang, walau nanti akan jauh, tapi mereka pasti ada. menemani aku sepanjang masa dari langit.
===============================================================================
5 tahun kemudian
===============================================================================
"amelia, cepet siapin barang2 kamu" teriak ibu dari kamarnya
"iya mah, ini juga udah rapih" jawabku senang
"kayanya kamu udah ga sabar yaa?" tanya ibu lagi
"hehehehe..."aku hanya cengengesan
diperjalanan aku rasa sangat lama. perjalanan menuju Ibukota dari negaraku tercinta ini kupenuhi dengan mengingat kembali semua kenangan bersama teman2 disana.
tapi. . .
semua telah berubah...
semua sibuk dengan pekerjaan masing-masing. aku menjadi seperti orang asing bagi mereka.
sampai malam tiba, aku termenung ditempat tongkrongan dulu, sangat berbeda. sepi, gelap, dan...sakit yg kurasakan.
"emang banyak bintang dilangit, tapi bintang kejora lah yang paling terang dan paling setia dilangit", tiba2 suara halus yang sangat kukenal menyapa.
"Tya??"tanyaku tak percaya.
"iya, gue bintang kejora lo. gue udah janji akan hal itu mel." kata Tya sangat tenang.
"hampir setiap malam selama lima tahun ini, gue datang kesini" sambungnya
"ngapain?" tanyaku ringkas
"gue...gue hanya melakukan apa yang harus gue lakukan selama lo di daerah lain" jawabnya yg makin membuatku penasaran.
"emangnya, apa yang lo lakuin ya selama gue ga ada??"
"menunggu lo kembali"
aku langsung memeluk Tya dan menumpahkan semua air mataku didalam pelukannya. Tya membalas pelukanku sambil berkata "gue akan tetap menjadi bintang kejora lo mel, sampai kapanpun"
[̲̅̅y̲̲̅̅̅o̲̲̅̅̅u̲̅] [̲̅̅a̲̲̅̅̅r̲̲̅̅̅e̲̅] [̲̅̅m̲̲̅̅̅y̲̅] [̲̅̅s̲̲̅̅̅t̲̲̅̅̅a̲̲̅̅̅r̲̅,] [̲̅̅a̲̲̅̅̅n̲̲̅̅̅d̲̅] [̲̅̅w̲̲̅̅̅h̲̲̅̅̅e̲̲̅̅̅n̲̅] [̲̅̅i̲̅'̲̅̅m̲̅] [̲̅̅f̲̲̅̅̅a̲̲̅̅̅r̲̅] [̲̅̅i̲̅] [̲̅̅w̲̲̅̅̅o̲̲̅̅̅u̲̲̅̅̅L̲̲̅̅̅d̲̅] [̲̅̅n̲̲̅̅̅e̲̲̅̅̅v̲̲̅̅̅e̲̲̅̅̅r̲̅] [̲̅̅f̲̲̅̅̅e̲̲̅̅̅e̲̲̅̅̅L̲̅] [̲̅̅a̲̲̅̅̅L̲̲̅̅̅o̲̲̅̅̅n̲̲̅̅̅e̲̅,] [̲̅̅b̲̲̅̅̅e̲̲̅̅̅c̲̲̅̅̅a̲̲̅̅̅u̲̲̅̅̅s̲̲̅̅̅e̲̅] [̲̅̅m̲̲̅̅̅y̲̅] [̲̅̅h̲̲̅̅̅o̲̲̅̅̅m̲̲̅̅̅e̲̅] [̲̅̅i̲̲̅̅̅s̲̅] [̲̅̅i̲̲̅̅̅n̲̲̅̅̅i̲̅] [̲̅̅y̲̲̅̅̅o̲̲̅̅̅u̲̲̅̅̅r̲̅] [̲̅̅h̲̲̅̅̅e̲̲̅̅̅a̲̲̅̅̅r̲̲̅̅̅t̲̅]
Selasa, 25 Januari 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
W.E.L.C.O.M.E ___ TO ___


Tidak ada komentar:
Posting Komentar